Academic Journals Database
Disseminating quality controlled scientific knowledge

BEDIUZZAMAN SAID NURSI AND THE SUFI TRADITION

ADD TO MY LIST
 
Author(s): M. Machasin

Journal: Al-Jami'ah : Journal of Islamic Studies
ISSN 0126-012X

Volume: 43;
Issue: 1;
Start page: 1;
Date: 2005;
Original page

ABSTRACT
Berbicara tentang pribadi dan pemikiran Bediuzzaman Said Nursi, artikel ini dimaksudkan untuk mengungkap jati diri tokoh sufi modern dari Turki ini. Analisis diawali dengan melihat ajaran dasar sang tokoh bahwa sufisme di satu sisi masih merupakan sesuatu yang penting bagi seorang muslim, tetapi di sisi lain juga sangat mudah menjadikan keimanan seseorang mengarah pada titik yang salah. Meskipun tidak semuanya, ada beberapa praktek dan tradisi sufisme yang tidak benar dan tidak lagi cocok untuk diamalkan pada masa Said Nursi hidup, bahkan mungkin juga pada masa sekarang. Terkait dengan hal ini, Nursi menawarkan satu alternatif yang menurutnya didasarkan pada al-Qur’an dalam meniti jalan sufisme, tanpa menafikan adanya cara-cara yang lainnya. Alternatif yang disebutnya sebagai haqiqa, cara a la Risalat al-Nur ini terdiri dari empat langkah, bukan tujuh atau pun sepuluh langkah sebagaimana umumnya dalam ajaran sufisme: al-‘ajz, al-faqr, al-shafaqa, dan al-tafakkur. Di samping itu bagi Nursi, Sufisme harus dipraktekkan dalam bingkai dan tanpa meninggalkan shari’a karena shari‘a bukanlah sisi luar dari Islam, tetapi merupakan satu system utuh yang mencakup inner dan sekaligus outer aspect dari Islam. Artikel ini juga melihat jejak-jejak pengaruh pemikiran tokoh-tokoh besar sufi dalam pemikiran Nursi, seperti Abu Hamid al-Ghazali, ‘Abd al-Qadir al-Jilani, dan Ahmad Rabbani al-Sirhindi.
Affiliate Program      Why do you need a reservation system?