Academic Journals Database
Disseminating quality controlled scientific knowledge

KHASIAT DAUN SALAM (Eugenia polyantha Wight) SEBAGAI ANTIDIARE PADA TIKUS PUTIH

ADD TO MY LIST
 
Author(s): Budi Nuratmi | M. Wien Winarno | Siti Sundari

Journal: Media of Health Research and Development
ISSN 0853-9987

Volume: 8;
Issue: 03;
Date: 2012;
Original page

ABSTRACT
Secara tradisional daun salam (Eugenia polyantha Wight) banyak digunakan sebagai obat, diantaranya obat diare. Telah dilakukan penelitian khasiat daun salam yang dibuat dalam bentuk obat minum (potio) terhadap tikus putih yang dibuat diare dengan menggunakan minyak  jarak  (oleum  ricini) menurut rnetode P. Bass (1973). Obat minum yang dibuat dari daun salam segar (dengan kadar gula 30%) diberikan  secara oral 1 jam sebelum pemberian minyak jarak dengan dosis 15 mg'/100 g bb (1 x DM), 150 mg/100vg bb (10 x DM) dan 450 mg.100 g bb (30 x DM). Sebagai pembanding, digunakan Loperamid dosis 0,12 mg100 g bb, serta larutan  gula 30% dan akuades sebagai kontrol, yang diberikan  masing masing  1 ml/100 g bb. Minyak jarak yang diberikan 2 ml pet oral tikus. Dari basil penelitian, terlihat bahwa semua dosis yang diberikan mempunyai khasiat antidiare dan memperlihatkan adanya  dosis efek. Pada dosis 450 mg/100 g bb, efeknya mendekati Loperamid.   Kata Kunci : Salam (Eugenia Polyantha Wright), antidiare, obat ninum (Potio)
RPA Switzerland

Robotic Process Automation Switzerland

    

Tango Jona
Tangokurs Rapperswil-Jona